| Article Index |
|---|
| Kekayaan Orang Kristen |
| 基督徒的基業 |
| All Pages |
“Kekayaan Orang Kristen”, (Efesus 1:3-14)
Efesus 1:3-14, terdiri dari 5 bagian :
I) Sumber berkat. Ayat 3 menunjukkan bahwa sumber berkat adalah Allah Bapa, bukan setan, dan bukan pula manusia, sekalipun Allah sering menggunakan manusia sebagai saluran berkat-Nya.
II) Sifat berkat. (ayat 3 berkata: ‘berkat rohani di surga’).
PL lebih ditekankan berkat jasmani. (Bdk. Ul.28:1-14). Tetapi PB sekalipun berkat jasmani juga ada (Mat.6:11 Mat.6:25-34), tetapi berkat rohani jauh lebih ditekankan (1Kor.1:5-7, Rom.15:13; 2Kor.1:5; Ef.2:7; Yak.2:5).
Penerapan: bandingkan ini dengan banyak gereja jaman ini, yang selalu menekankan berkat jasmani, seperti kesembuhan, kekayaan & kesuksesan (Theologia Kemakmuran), dsb.
III) Apa Berkatnya.
A) Berkat Rohani yang berhubungan dengan masa lalu adalah ‘pemilihan’ (ayat 5,11)
B) Berkat yang berhubungan dengan masa sekarang, ialah kita menjadi anak Allah (ayat 5) & kita mendapat pengampunan (ayat 7).
Kedua hal itu dimungkinkan karena adanya Penebusan. Penebusan adalah pembebasan seorang budak dengan pembayaran uang. Kristus membayar dengan darahNya. (baca ayat 7 & bandingkan dengan 1Pet. 1:18-19)
Karena adanya penebusan, maka ada: adopsi (pengangkatan anak) & pengampunan.
Seorang anak : (a) harus seperti bapanya, karena itu harus didisiplin (Ibr.2:10), supaya menjadi kudus dan tidak bercacat (ayat 4 bdk. Mat.5:48); (b) adalah obyek kasih, karena itu ia diampuni; (c) adalah ahli waris (Rom.8:17).
C) Berkat yang berhubungan dengan masa yang akan datang.
1) Ayat 10: Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di surga, maupun yang di bumi.
Ada bermacam-macam tafsiran tentang tentang kata-kata ‘segala sesuatu, baik di surga maupun di bumi’ ini: seluruh penciptaan, semua mahluk cerdas / berakal, malaikat dan orang-orang pilihan, & hanya orang-orang pilihan saja (baik yang mati di surga maupun yang hidup di bumi).
2) Dalam ayat 14 ada kata ‘penebusan’ (‘Apolutrosis’) yang bisa berarti:
a) Pembebasan dari kutuk hukum Taurat / hukuman dosa.
b) Pembebasan dari segala kejahatan & penderitaan; ini akan terjadi pada hari kedatangan Kristus ke-2xnya.
IV) Pastikah berkat itu akan kita terima? Ayat 13-14 berbicara tentang Roh Kudus sebagai :
1) ‘Yang dijanjikanNya itu’. Memang Roh Kudus berulang-ulang dijanjikan, baik dalam PL (Yehezkiel & PB).
2) ‘Meterai’. Jadi dalam text ini kita bisa melihat Allah Tritunggal. Bapa memilih, Anak menebus, Roh Kudus sebagai meterai. Arti meterai: (a) menyatakan bahwa kita benar / menyatakan kita sebagai anak Allah; (b) tanda pemilikan. Jadi, kita dimeteraikan artinya kita ditandai sebagai milik Allah (tanda kepastian).
Jadi, kita dimeteraikan artinya kita pasti selamat. Kita dimeteraikan oleh Roh Kudus / kita menerima Roh Kudus pada saat kita percaya (ay 13 - ‘ketika kamu percaya’, bandingkan dengan Kis 2:38).
3) Jaminan. (Yun.’Arrabon’, artinya adalah ‘uang muka’). Uang muka ini mengesahkan suatu kontrak / pembelian, dan memberikan kepastian bahwa pembayaran akan dilunasi. Roh Kudus disebut sebagai uang muka, menunjukkan bahwa Ia adalah jaminan bagi keselamatan maupun berkat-berkat yang lain. Jadi Roh Kuduslah yang menyebabkan kita bisa pasti bahwa berkat-berkat tersebut di atas akan kita terima. Jadi, Roh Kudus juga merupakan jaminan bagi kita bahwa keselamatan kita tidak akan bisa hilang.
V) Untuk Siapakah Berkat-Berkat Itu?
Dalam text ini, kata-kata ‘di dalam Kristus’ / ‘di dalam Dia’ muncul berulang-ulang. Orang-orang yang tidak percaya ada ‘di dalam Adam’; mereka tidak akan menerima berkat-berkat ini. Tetapi orang-orang yang percaya ada ‘di dalam Kristus’; mereka adalah penerima berkat-berkat ini. Dalam ayat 11-12, Paulus menggunakan kata ‘kami’, artinya orang Yahudi; ayat 13, Paulus menggunakan kata ‘kamu’, artinya orang Efesus / Non Yahudi; ayat 14, Paulus menggunakan kata ‘kita’, artinya gabungan antara Yahudi & non Yahudi. Jadi, Paulus menghancurkan ‘tembok pemisah’ antara Yahudi dan non Yahudi. Semua orang dari bangsa apapun, asal mereka ada ‘di dalam Kristus’, akan menerima berkat-berkat ini.
Bagi orang yang belum percaya: Percayalah! Supaya juga bisa menerima berkat itu. Bagi yg sudah percaya: Pujilah Tuhan! seperti yang dilakukan oleh Paulus (ayat 3,14) dan Beritakan Injil supaya lebih banyak orang terima berkat-berkat ini! (Sumber : http://www.golgothaministry.org/efesus/efesus-1_3-14.htm).


